Jumat, 24 Agustus 2012

Perjuangan Masuk Teknik

bicara tentang perjuangan masuk teknik, mungkin pada waktu tes umb itu saya bukan berjuang untuk teknik, melainkan berjuang untuk mendapatkan ptn. perjuangan saya pada waktu itu ialah bangkit dari kesedihan karena tidak lolos pada snmptn. mungkin bukan karena itu saja, sebelum snmptn saya telah mengikuti pmdk-pmdk yang di twarkan bagi sekolah saya, setiap pmdk yang saya ikuti saya selalu memilih farmasi atau kimia, snmptn pun saya memilih farmasi, farmasi itb dan usu, itb? yah itb, sombong? ya saya sombong, saya terlalu berharap pada keajaiban yang akan menghantarkan saya ke itb. sebelum snmptn berlangsung, saya mengikuti bimbel di salah satu penyedia jasa bimbingan belajar. setiap try out yang saya ikuti saya selalu lolos farmasi usu dan tidak pernah lolos farmasi itb, saya tetap percaya bahwa saya bisa masuk itb, tetapi kenyataan (juga hati saya yang sombong) saya sudah pasti di farmasi usu. tibalah pengumuman snmptn, dan yang saya dapati adalah pihak panitia meminta maaf kepada saya karena belum lolos. nangis? pastilah, semalaman saya tidak tidur karena menangis dan menyesal. saya marah sama diri saya sendiri tanpa alasan. namun saya beruntung karena saya memiliki orang-orang yang memang sayang sama saya, orang tua saya, teman-teman saya, mereka semua terus memberi semangat pada saya. kemudian salah seorang adik kelas saya mengatakan bahwa masa depan saya tetap ada dan harapan saya tidak akan pernah hilang, saya langsung menangis dan mengucap syukur kepada Tuhan dalam kesesakan tersebut. saya menyerahkan segalanya kedalam tangan Tuhan. setelah pengumuman itu, saya mendaftar di aka bogor dan umb, saya terus belajar soal-soal umb dan soal masuk aka tersebut. tiap hari cuma d kamar belajar. seminggu kemudian saya mengikuti tes di akademi kimia analisi (aka) bogor, dan untuk pertamakalinya mamah saya mengantarkan saya ( sejak smp saya selalu mendaftar sendiri kemanapun karena kesibukan orang tua saya) sempat terharu dengan kejadian itu #lebaysih dan dalam pikran saya, saya bertekad harus membuat orang tua saya bangga kepada saya. saya berada di aka selama 2 hati, mamah saya hanya mengantarkan lalu pulang. hari pertama kami membahas soal-soal tahun sebelumnya dan hari ke-2 tes masuk. saya serahkan apapun hasilnya kepada Tuhan. oh iyah di aka tersebut saya mengambil jurusan analisis farmasi. seminggu setelah tes aka tersebut saya mengikuti tes umb. ternyata tes umb tidak diadakan di bekasi(tempat tinggal saya) jadi saya harus memilih jakarta sebagai kota terdekat dari bekasi. saya mendapatkan tes di smkn 27 jakarta pusat. tau tempatnya? ohh tentu saja tidak, saya samasekali tidak tahu, langsung aja deh saya cari di om google, dan ketemu petanya. mamah saya menyuruh saya melihat tempat ujian sehari sebelum tes dimulai, dan pada tanggal 21 juli 2012 saya berangkat sendiri dengan kereta api dari bekasi ke jakarta dengan bermodalkan nekat dan tanya-tanya sama orang. akhirnya ketemu sekolah tersebut, ehhh pas nanya satpam katanya ruangannya belum di tentukan, jadi saya kesana cuma liat sekolahnya aja. eiya dari stasiun kereta api saya jalan ke sekolah itu, jalan selama 30 menit, capek? pastilah, mengapa saya jalan? karena kata orang yang saya tanya di stasiun, katanya bisa jalan dan kalaupun naik kendaraan umum saya tidak tahu harus naik apa kesana. jengjengjengjeng tibalah 22 juli 2012, saya berangkat pukul 5 pagi dan ternyata mamah saya ikut lagi. beban lagi? pasti, saya bener2 harus serius karena saya tidak ingin membuat mamah saya kecewa. tes pun saya lewati, soal-soal yang saya terima luar biasa, tetapi saya tetap percaya bahwa kuasa Tuhan lebih luar biasa dibanding soal umb tersebut. hasil tes aka diumumkan pada tanggal 26 juli 2012, dan sungguh luar biasa Puji Tuhan saya lolos :') saya sangat senang, saya langsung memberitahukan kedua orang tua saya, dan itu untuk pertamakalinya saya melihat mereka ikut senang karena saya lolos :'). pendaftaran aka dimulai tanggal 30 juli sampai 10 agustus, kalau begitu berarti saya memiliki kesempatan untuk melihat pengumuman umb. 31 juli 2012. sebenernya udah malas untuk liat websitenya, tapi ya penasaran, yaudah deh buka. dan yang saya liat luar biasa, saya diterima pada pilihan 1 teknik kimia usu. awalnya ga percaya, sampai berkali-kali saya reload, dan ternyata benar. benerkan Tuhan lebih luar biasa dari pada soal-soal itu? hahaah setelah saya memberitahukan hal itu kepada orang tua saya, kegalauan pun muncul. orang tua saya bingung, saya pun bingung. saya menyerahkan semua keputusan kepada orang tua saya, namun orang tua saya ternyata juga galau. akhirnya orang tua saya menyuruh saya menemui kepala cabang tempat saya bimbel dulu untuk berkonsultasi, beliau menyarankan agar saya memilih usu dengan alasan lapangan pekerjaan yang lebih luas. jujur saya sendiri berat karena harus berpisah dengan orang tua saya dan teman-teman saya, tetapi inilah mimpi saya, ptn, saya harus berjuang umtuk sukses dan dapat berprestasi di teknik ini, walaupun saya belum mengerti apa-apa, namun saya akan belajar sungguh untuk mengerti.

Teknik itu apa? Mengapa Pilih Teknik

haiiiiii, sebelum membahas judul diatas, saya terlebih dahulu akan memperkenalkan diri saya, karena ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang tak sayang maka tak cinta #alah (semua pasti tau kan?). well, perkenalkan nama saya V. S.. Jujur, ketika di suruh menjawab apa itu teknik, saya samasekali tidak tahu, akhirnya saya mencari tahu apa itu pengertian teknik. Menurut kamus besar (yang saya cari di internet) teknik memiliki 3 pengertian yaitu pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yang berkenaan dengan hasil industri (bangunan, mesin), cara (kepandaian dsb) membuat atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan seni, metode atau sistem mengerjakan sesuatu. ya kalau saya tidak salah intinya teknik itu pengetahuan tentang cara atau metode untuk melakukan sesuatu. kemudian muncul pertanyaan mengapa saya pilih teknik? awalnya saya tidak pernah berpikir untuk masuk teknik, sejak kecil saya becita-cita ingin menjadi dokter, tetapi ketika sma saya mengurungkan niat tersebut karena sesuatu hal yang mungkin menurut orang banyak sangat konyol, tetapi menurut saya itu penting #oke lupakan. sejak kelas 2 sma saya sangat bingung (bahasa gaulnya galau) ingin melanjutkan kuliah dimana dan jurusan apa setelah saya membatalkan keinginan menjadi dokter,saya coba tanya sana-sini, kakak-kakak kelas, teman-teman dan orang tua, tetapi orang tua saya menyerahkan sepenuhnya kepada saya. kemudian saya bertanya pada seorang kakak kelas saya, lalu dia mengatakan bahwa saudaranya ada yang berasal dari farmasi ITB dan dia sangat sukses, mulai saat itu saya mencari tahu tentang farmasi. karena saya juga suka pada pelajran kimia pada akhirnya saya memilih farmasi. namun Tuhan berkata lain, dari semua tes farmasi yang saya ikuti mulai dari SNMPTN, PMDK-PMDK tak ada satupun yang lolos. ketika tahu ada tes UMB saya langsung mencoba mendaftar, awalnya saya ingin mencoba farmasi lagi, tetapi farmasi d usu hanya ada jalur mandiri dan tidak mungkin saya mengambil itu karena biaya yang mahal, akhirnya mengambil jurusan yang reguler, saya sangat bingung jurusan apa yang akan saya ambil, karena saya menyukai kimia jatuhlah pilihan saya kepada teknik kimia dan kimia dan disusul dengan jurusan lain, kenapa teknik yang pertama? enatahlah, sayapun bingung karena pada saat itu yang ada dipikiran saya hanya bisa kuliah di ptn. eitss, tapi pada pilihan ke-4 (saya memlilih 6 jurusan) saya memilih Farmasi di Universitas Pancasila (tetap pengen farmasi). setelah mendaftar saya sendiri bingung mengapa univ swasta saya buat di pertengahan, sedangkan orang-orang membuat swasta sebagai pilihan terakhir. walaupun semua orang bingung, dan saya sendiripun bingung, sehingga saya hanya dapat berdoa agar Tuhan memberikan yang terbaik bagi saya. setelah tes saya menduga bahwa saya akan diterima di univ swasta itu atau jurusan kesmas usu yang memiliki daya tampung 100, sedangkan yang lain hanya 30-an atau bahkan saya berpikir tidak lolos. ehmmmm, sampai pada hari pengumuman, 31 Juli 2012, akhirnya sebuah web mengucapkan selamat pada saya dan bukan meminta maaf seperti sebelumnya :'), Puji Tuhan :). semuanya memang sudah diatur oleh Tuhan dan Tuhan tidak menghendakai saya di farmasi, tetapi di teknik ini :). Puji Tuhan